Panduan · 6 menit baca

Cara menyembunyikan foto di Android

Ada lima cara umum untuk menyembunyikan foto di ponsel Android. Sebagian hanya merapikan galeri. Sebagian lagi benar-benar mengunci foto. Berikut fungsi masing-masing, agar Anda bisa memilih yang tepat.

1. Arsip di Google Foto

Pilih foto, ketuk menu, lalu pilih Arsipkan. Foto hilang dari tampilan utama, tetapi masih ada di bagian Arsip dan di pencarian.

Cocok untuk: merapikan galeri. Tidak cocok untuk: privasi. Siapa pun yang membuka Google Foto bisa menemukannya dalam hitungan detik.

2. Folder Terkunci Google Foto

Di Google Foto, buka Koleksi → Folder Terkunci. Foto yang dipindahkan ke sini memerlukan kunci layar untuk dilihat, dan tidak muncul di galeri, album, maupun aplikasi lain.

Cocok untuk: tempat sembunyi bawaan yang cepat. Perhatikan: folder ini memakai PIN atau sidik jari yang sama dengan ponsel Anda, jadi siapa pun yang tahu kode buka kunci ponsel bisa membukanya. Tergantung setelan Anda, isinya juga mungkin dicadangkan ke akun Google Anda.

3. Folder Aman Samsung

Di ponsel Samsung Galaxy, buka Pengaturan → Keamanan dan privasi → Folder Aman (“Secure Folder”). Fitur ini membuat ruang terkunci terpisah dengan aplikasi, galeri, dan file sendiri.

Cocok untuk: pengguna Samsung yang menginginkan ruang terpisah sepenuhnya. Perhatikan: perlu akun Samsung untuk mengaturnya, dan hanya ada di ponsel Samsung.

4. Ruang pribadi Android

Versi Android yang lebih baru (15 ke atas) menyertakan Ruang pribadi (“Private space”) di Setelan → Keamanan & privasi. Ini adalah area tersembunyi dan terkunci di laci aplikasi, tempat Anda bisa menginstal salinan terpisah aplikasi seperti Galeri atau File.

Cocok untuk: menyembunyikan aplikasi secara utuh. Perhatikan: hanya ada di ponsel yang lebih baru, dan agak repot untuk menyimpan foto di dalamnya.

5. Aplikasi brankas terenkripsi

Aplikasi brankas memindahkan foto ke penyimpanan terenkripsinya sendiri, di balik kunci yang terpisah dari kunci ponsel Anda. Setelah salinannya aman di dalam, Anda menghapus foto aslinya dari galeri.

Tidak semua aplikasi brankas sama. Banyak yang mewajibkan akun dan mengunggah foto Anda ke server mereka. Sebelum memilih, periksa:

  • Apakah terenkripsi? Sebagian “brankas” hanya menyembunyikan file di dalam folder. Cari enkripsi sungguhan seperti AES-256.
  • Apakah perlu akun? Akun biasanya berarti foto Anda, atau data tentangnya, keluar dari ponsel.
  • Bisakah dipulihkan? Harus ada cara masuk kembali jika Anda lupa kode, tanpa akun cloud.
  • Bisakah dicadangkan? Tanpa cadangan, ponsel hilang atau rusak berarti foto ikut hilang.
Aplikasi kami

Sealcloak dibuat persis untuk ini: enkripsi AES-256, kunci yang bukan PIN ponsel Anda, frasa pemulihan sebagai pengganti akun, dan cadangan terenkripsi. Aplikasi ini sama sekali tidak punya izin internet, jadi tidak ada yang bisa diunggah.

Mana yang sebaiknya dipakai?

  • Sekadar merapikan? Arsip.
  • Menyembunyikan dari lirikan sekilas, dan tidak ada yang tahu PIN Anda? Folder Terkunci atau Folder Aman.
  • Butuh privasi sungguhan, bahkan dari orang yang tahu PIN ponsel Anda? Brankas terenkripsi dengan kuncinya sendiri.

Apa pun pilihan Anda, simpan cadangan. Foto yang disembunyikan sering kali justru foto yang paling Anda sesali kalau sampai hilang.

Terkait: Cara menyembunyikan aplikasi di Android · Aplikasi brankas foto tanpa akun

Sembunyikan foto dengan cara yang benar-benar privat.

Sembunyikan dengan benar. Gratis, offline.Unduh